AWASSS ADA TROJAAANN..!!!!!
Trojan horse atau Kuda Troya atau yang
lebih dikenal sebagai Trojan kemanan computer merujuk kepada sebuah
bentuk perangkat lunak yang mencurigakan (malicious software/malware)
yang dapat merusak sebuah sistem atau jarngin Tujuan dari Trojan adalah
memperoleh informasi dari target (password, kebiasaan user yang tercatat dalam
system log, data, dan lain-lain), dan mengendalikan target (memperoleh hak
akses pada target).
Trojan adalah program yang dibuat seperti program baik dan
berguna pada pengguna komputer (crack, game, atau program lain) yang ketika
diinstal ke dalam komputer dapat memata-matai, mencuri data, dan mengirimkan
ketukan keyboard ke alamat yang telah ditentukan oleh pembuatnya tanpa
diketahui oleh si pengguna komuter tersebut.
Trojan merupakan sebuah program ilegal yang ada di dalam
program yang dipercaya (maksudnya adalah program ilegal yang menginfeksi
program komputer pada umumnya). Program ilegal ini menjalankan suatu aktivitas
yang rahasia yang tidak diinginkan oleh user.
Program yang dipercaya tersebut yang telah diubah dan ditambah kode ilegal didalamnya, kode ini menjalankan suatu fungsi yang rahasia dan tidak diinginkan oleh user.
dia tetap menjalankan fungsi yang semestinya, tapi karena ada suatu kode program didalamnya dan tidak diketahui oleh user, menjalankan suatu aktifitas yang tidak diinginkan oleh user.
Trojan Horse (Kuda Troya), Trojan Horse bukanlah sebuah virus, karena Trojan Horse tidak memiliki kemampuan untuk menggandakan diri. Namun demikian, Trojan Horse tidak kalah berbahaya jika dibandingkan dengan virus. Trojan Horse umumnya dikemas dalam bentuk sebuah software yang menarik. Namun dibalik daya tarik software tersebut, tersembunyi fungsi lain untuk melakukan perusakan. Misalkan saja software Keygen /key generator atau software pencari Serial Number(SN)/ kunci, nah tentunya kita tertarik bukan untuk menjalankan software tersebut? Karena kadang-kadang software meminta kita melakukan registrasi dengan memasukkan SN utuk menghilangkan masa trialnya. Pengguna komputer yang mendapatkan file yang telah mengandung Trojan Horse ini umumnya akan terpancing untuk menjalankannya yah Karena daya tarik tadi. Akibatnya tentu fatal, karena dengan demikian si pengguna telah meenjalankan rutin-rutin perusak yang siap menebar bencana di komputernya.
Program yang dipercaya tersebut yang telah diubah dan ditambah kode ilegal didalamnya, kode ini menjalankan suatu fungsi yang rahasia dan tidak diinginkan oleh user.
dia tetap menjalankan fungsi yang semestinya, tapi karena ada suatu kode program didalamnya dan tidak diketahui oleh user, menjalankan suatu aktifitas yang tidak diinginkan oleh user.
Trojan Horse (Kuda Troya), Trojan Horse bukanlah sebuah virus, karena Trojan Horse tidak memiliki kemampuan untuk menggandakan diri. Namun demikian, Trojan Horse tidak kalah berbahaya jika dibandingkan dengan virus. Trojan Horse umumnya dikemas dalam bentuk sebuah software yang menarik. Namun dibalik daya tarik software tersebut, tersembunyi fungsi lain untuk melakukan perusakan. Misalkan saja software Keygen /key generator atau software pencari Serial Number(SN)/ kunci, nah tentunya kita tertarik bukan untuk menjalankan software tersebut? Karena kadang-kadang software meminta kita melakukan registrasi dengan memasukkan SN utuk menghilangkan masa trialnya. Pengguna komputer yang mendapatkan file yang telah mengandung Trojan Horse ini umumnya akan terpancing untuk menjalankannya yah Karena daya tarik tadi. Akibatnya tentu fatal, karena dengan demikian si pengguna telah meenjalankan rutin-rutin perusak yang siap menebar bencana di komputernya.
Trojan
bisa berupa program perusak maupun program kendali. Contoh trojan misalnya
kaHt, Back Orifice dan Netbus. Apabila korban telah terkena salah satu dari
program ini maka apabila korban terhubung ke jaringan atau internet, si
pengirim trojan dapat mengendalikan komputer korban dari jauh,karena trojan
membuka port-port tertentu agar komputer dapat diremote, bahkan tidak mustahil
untuk mematikan atau merusak dari jauh.
Jadi kesimpulannya adalah Virus Trojan adalah suatu program
berbahaya yang tampak sah dan berguna bagi komputer sehingga dapat berkompromi
dengan keamanan komputer yang pada akhirnya dapat menyebabkan banyak kerusakan.
Cara
Kerja Trojan
Trojan
berbeda dengan jenis perangkat lunak mencurigakan lainnya seperti virus
komputer atau worm karena dua hal berikut:
- Trojan bersifat "stealth" (siluman dan tidak terlihat) dalam operasinya dan seringkali berbentuk seolah-olah program tersebut merupakan program baik-baik, sementara virus komputer atau worm bertindak lebih agresif dengan merusak sistem atau membuat sistem menjadi crash.
- Trojan dikendalikan dari komputer lain (komputer attacker).
- ·
Bagaimana Virus
Trojan bekerja?
Ketika korban menjalankan server ia akan membuka beberapa port yang spesifik dan menunggu untuk koneksi. Hal ini bisa menggunakan TCP atau UDP protokol. Ketika kita melakukan koneksi dengan alamat ip korban kita bisa melakukan apa saja karena server membiarkan kita melakukan fungsi yang ada pada Trojan dikomputer korban (setiap Trojan berbeda-beda dalam hal fasilitas yang ada). Beberapa Trojan restart setiap kali windows diload. Mereka memodifikasi win.ini atau system.ini agar Trojan bisa restart tapi beberapa Trojan baru menggunakan registry supaya mereka bisa restart. Trojan berkomunikasi seperti client dan server. Korban menjalankan server sedangkan penyerang mengirim perintah pada komputer yang terinfeksi dengan menggunakan client, dan server kemudian mengikuti apa yang diperintahkan oleh client.
Trojan masuk melalui dua bagian, yaitu bagian client dan
server. Jadi hacker kadang harus berjalan menanamkan trojannya di komputer
korban ataupun memancing agar sang korban mengeksekusi/membuka file yang
mengandung Trojan, namun ada juga Trojan yang langsung menginfeksi korbannya
hanya dengan berbekal ip korban misalnya Kaht. Ketika korban (tanpa diketahui)
menjalankan file yang mengandung Trojan pada komputernya, kemudian penyerang
akan menggunakan client untuk koneksi dengan server dan mulai menggunakan
trojan. Protokol TCP/IP adalah jenis protokol yang umum digunakan untuk
komunikasi. Trojan dapat bekerja dengan baik dengan jenis protokol ini, tetapi
beberapa trojan juga dapat menggunakan protokol UDP dengan baik. Ketika server
mulai dijalankan (pada komputer korban), Trojan umumnya mencoba untuk
menyembunyikan diri di suatu tempat dalam sistem komputer tersebut, kemudian
mulai membuka beberapa port untuk melakukan koneksi, memodifikasi registry dan
atau menggunakan metode lain yaitu metode autostarting agar trojan menjadi
otomatis aktif saat komputer dihidupkan. Trojan sangat berbahaya bagi pengguna
komputer yang tersambung jaringan komputer atau internet, karena bisa jadi
hacker bisa mencuri data-data sensitif misalnya password email, dial-up
passwords, webservices passwords, e-mail address, dokumen pekerjaan, internet
banking, paypal, e-gold,kartu kredit dan lain-lain.
Cara Penyebaran
Penggunaan
istilah Trojan atau Trojan horse dimaksudkan untuk
menyusupkan kode-kode mencurigakan dan merusak di dalam sebuah program
baik-baik dan berguna; seperti halnya dalam Perang Troya, para prajurit Sparta bersembunyi di dalam Kuda
Troya yang ditujukan sebagai pengabdian
kepada Poseidon. Kuda Troya tersebut menurut para
petinggi Troya dianggap tidak berbahaya, dan diizinkan masuk ke dalam benteng
Troya yang tidak dapat ditembus oleh para prajurit Yunani selama kurang lebih
10 tahun perang Troya
bergejolak.
Kebanyakan
Trojan saat ini berupa sebuah berkas yang dapat dieksekusi (*.EXE atau *.COM
dalam sistem operasi Windows dan DOS atau program dengan nama yang sering dieksekusi dalam
sistem operasi UNIX, seperti ls, cat, dan lain-lain) yang dimasukkan ke dalam sistem yang
ditembus oleh seorang cracker untuk mencuri data yang penting bagi
pengguna (password,
data kartu
kredit, dan lain-lain). Trojan juga dapat
menginfeksi sistem ketika pengguna mengunduh aplikasi (seringnya berupa game
komputer) dari sumber yang tidak dapat dipercayai dalam jaringan Internet. Aplikasi-aplikasi tersebut dapat
memiliki kode Trojan yang diintegrasikan di dalam dirinya dan mengizinkan
seorang cracker untuk dapat mengacak-acak sistem yang bersangkutan.
Jenis-jenis Trojan
Beberapa
jenis Trojan yang beredar antara lain adalah:
·
Pencuri password: Jenis Trojan ini dapat mencari
password yang disimpan di dalam sistem operasi (/etc/passwd atau /etc/shadow
dalam keluarga sistem operasi UNIX atau berkas Security Account Manager (SAM)
dalam keluarga sistem operasi Windows NT) dan akan mengirimkannya kepada si
penyerang yang asli. Selain itu, jenis Trojan ini juga dapat menipu pengguna
dengan membuat tampilan seolah-olah dirinya adalah layar login (/sbin/login
dalam sistem operasi UNIX atau Winlogon.exe dalam sistem operasi Windows NT)
serta menunggu pengguna untuk memasukkan passwordnya dan mengirimkannya kepada
penyerang. Contoh dari jenis ini adalah Passfilt
Trojan yang bertindak seolah-olah dirinya adalah berkas Passfilt.dll
yang aslinya digunakan untuk menambah keamanan password dalam sistem
operasi Windows NT, tapi disalahgunakan menjadi sebuah program pencuri password.
·
Pencatat penekanan tombol (keystroke
logger/keylogger): Jenis Trojan ini akan memantau semua yang diketikkan oleh
pengguna dan akan mengirimkannya kepada penyerang. Jenis ini berbeda dengan
spyware, meski dua hal tersebut melakukan hal yang serupa (memata-matai
pengguna).
·
Tool administrasi jarak jauh (Remote
Administration Tools/RAT): Jenis Trojan ini mengizinkan para penyerang untuk
mengambil alih kontrol secara penuh terhadap sistem dan melakukan apapun yang
mereka mau dari jarak jauh, seperti memformat hard disk , mencuri atau
menghapus data dan lain-lain. Contoh dari Trojan ini adalah Back Orifice, Back
Orifice 2000, dan SubSeven.
·
DDoS Trojan atau Zombie Trojan: Jenis Trojan ini digunakan untuk menjadikan sistem yang
terinfeksi agar dapat melakukan serangan penolakan layanan secara terdistribusi
terhadap host target.
·
Ada
lagi sebuah jenis Trojan yang mengimbuhkan dirinya sendiri ke sebuah program
untuk memodifikasi cara kerja program yang diimbuhinya. Jenis Trojan ini
disebut sebagai Trojan virus.
·
Cookies
Stuffing, ini adalah script yang
termasuk dalam metode blackhat, gunanya untuk membajak tracking code penjualan
suatu produk, sehingga komisi penjualan diterima oleh pemasang cookies
stuffing, bukan oleh orang yang terlebih dahulu mereferensikan penjualan produk
tersebut di internet.
CARA MENGATASI BAHAYA TROJAN
Untuk mengatasi bahaya dari trojan horse, langkah pertama adaah melakukan pendeteksian keberadaan Trojan pada komputer. Pendeteksian Trojan dapat dilakukan dengan cara-cara sebagai berikut :
1. Task List
Pendeteksiannya
dengan melihat daftar program yang sedang berjalan dalam task list. Daftar
dapat ditampilkan dengan menekan tombol CTRL+ALT+DEL atau klik kanan pada
toolbar lalu klik task manager. Selain dapat mengetahui program yang berjalan,
pemakai dapat melakukan penghentian terhadap suatu program yang dianggap aneh
dan mencurigakan. Namun beberapa Trojan tetap mampu menyembunyikan dari task
list ini. Sehingga untuk mengetahui secara program yang berjalan secara
keseluruhan perlu dibuka System Information Utility(msinfo32.exe) yang berada
di C:\Program files\common files\microsoft shared\msinfo. Tool ini dapat
melihat semua proses itu sedang berjalan, baik yang tersembunyi dari task list
maupun tidak. Hal-hal yang perlu diperiksa adalah path, nama file, properti
file dan berjalannya file *.exe serta file *.dll.
2. Netstat
Semua
Trojan membutuhkan komunikasi. Jika mereka tidak melakukan komunikasi berarti
tujuannya sia-sia. Hal ini adalah kelemahan yang utama dari Trojan, dengan
komunikasi berarti mereka meninggalkan jejak yang kemudian dapat ditelusuri.
Perintah Netstat berfungsi membuka koneksi ke dan dari komputer seseorang. Jika
perintah ini dijalankan maka akan menampilkan IP address dari komputer tersebut
dan komputer yang terkoneksi dengannya. Jika ditemukan IP address yang tidak
dikenal maka perlu diselidiki lebih lanjut, mengejar dan menangkapnya.
3. TCP View
TCPVIEW
adalah suatu free utility dari Sysinternals yang mempunyai kemampuan
menampilkan IP address dan menampilkan program yang digunakan oleh orang lain
untuk koneksi dengan komputer pemakai. Dengan menggunakan informasi tersebut,
maka jika terjadi penyerangan dapat diketahui dan dapat melakukan serangan
balik. Langkah penghapusan Trojan Trojan dapat dihapus dengan: Menggunakan
Software Anti-Virus. Sebagian antivirus dapat digunakan untuk mengenali dan
menghapus Trojan. Menggunakan Software Trojan Scanner, software yang di
khususkan untuk mendeteksi dan menghapus Trojan Cara yang paling sadis yah
diinstal ulang komputernya.
- Pendeteksian dan Pembersihan
Memeriksa Listening Port
Mendeteksi
keberadaan Trojan merupakan sebuah tindakan yang agak sulit dilakukan. Cara
termudah adalah dengan melihat port-port mana yang terbuka dan sedang berada
dalam keadaan "listening", dengan menggunakan utilitas tertentu
semacam Netstat. Hal ini dikarenakan banyak Trojan berjalan sebagai sebuah
layanan sistem, dan bekerja di latar belakang (background), sehingga
Trojan-Trojan tersebut dapat menerima perintah dari penyerang dari jarak jauh.
Ketika sebuah transmisi UDP atau TCP dilakukan, tapi transmisi tersebut dari port
(yang berada dalam keadaan "listening") atau alamat yang tidak
dikenali, maka hal tersebut bisa dijadikan pedoman bahwa sistem yang
bersangkutan telah terinfeksi oleh Trojan Horse.
Membuat Snapshot
Cara lainnya yang dapat digunakan
adalah dengan membuat sebuah "snapshot" terhadap semua berkas program
(*.EXE, *.DLL, *.COM, *.VXD, dan lain-lain) dan membandingkannya seiring dengan
waktu dengan versi-versi terdahulunya, dalam kondisi komputer tidak terkoneksi
ke jaringan. Hal ini dapat dilakukan dengan membuat sebuah checksum terhadap
semua berkas program (dengan CRC atau MD5 atau mekanisme lainnya). Karena
seringnya Trojan dimasukkan ke dalam direktori di mana sistem operasi berada
(\WINDOWS atau \WINNT untuk Windows atau /bin, /usr/bin, /sbin, /usr/sbin dalam
keluarga UNIX), maka yang patut dicurigai adalah berkas-berkas yang berada di
dalam direktori tersebut. Banyak berkas yang dapat dicurigai, khususnya
berkas-berkas program yang memiliki nama yang mirip dengan berkas yang
"baik-baik" (seperti "svch0st.exe", dari yang seharusnya
"svchost.exe", sebuah berkas yang dijalankan oleh banyak layanan
sistem operasi Windows) dapat dicurigai sebagai Trojan Horse.
Antivirus
Cara terakhir adalah dengan
menggunakan sebuah perangkat lunak antivirus , yang dilengkapi
kemampuan untuk mendeteksi Trojan yang dipadukan dengan firewall yang memonitor
setiap transmisi yang masuk dan keluar. Cara ini lebih efisien, tapi lebih
mahal, karena umumnya perangkat lunak antivirus yang dipadukan dengan firewall
memiliki harga yang lebih mahal dibandingkan dengan dua cara di atas (yang
cenderung "gratis"). Memang, ada beberapa perangkat yang gratis, tapi
tetap saja dibutuhkan waktu, tenaga dan uang untuk mendapatkannya (mengunduhnya
dari Internet).
Sumber :
Sumber
: http://nurullah82.blogspot.com/2011/11/trojan-horse.html
http://manajemeninformatikaunisbank.blogspot.com
Sekiaann semoga bermanfaat
thanks a lot for sumber :)




bisa tunjukkan screen shot di mana trojan horse sering muncul...??
BalasHapus